pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

slot depo 10k slot depo 10k
Berita

Jadi Lokus Studi Lemhannas RI, Jawa Tengah Dinilai Konsisten Kembangkan EBT

— Paragraf 1 —

JABAR EKSPRES — Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) RI memilih Jawa Tengah sebagai lokus kajian ketahanan energi nasional dalam Studi Strategis Dalam Negeri (SSDN) Pendidikan Penyiapan dan Pemantapan Pimpinan Nasional (P4N) Angkatan LXX.

— Paragraf 2 —

Peserta SSDN akan melakukan pengkajian mengenai Energi Baru Terbarukan (EBT) di sejumlah wilayah di Jawa Tengah. Dalam proses itu, para perangkat daerah, pemerintah kabupaten dan kota, serta instansi terkait akan mendampingi proses kajian hingga penyusunan rekomendasi.

— Paragraf 3 —

Gubernur Lemhannas RI, Ace Hasan Syadzily menilai, Jawa Tengah sangat relevan menjadi percontohan karena dinilai konsisten menjalankan berbagai langkah nyata dalam mengoptimalkan EBT.

— Paragraf 4 —

“Kami memandang penting menjadikan Jawa Tengah sebagai lokus studi Lemhannas karena telah menyelenggarakan berbagai upaya untuk memperkuat ketahanan energi nasional,” ujarnya.

— Paragraf 5 —

Menurut Ace, ketahanan energi merupakan bagian penting dari ketahanan nasional, terlebih di tengah ketidakpastian geopolitik dan dinamika harga energi dunia. Potensi geothermal, tenaga surya, serta pengolahan sampah perlu terus dioptimalkan untuk memperkuat kemandirian energi.

— Paragraf 6 —

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi mengatakan, hasil kajian dari Lemhanas akan menjadi masukan bagi program energi yang telah berjalan, sehingga bisa digunakan untuk memperkuat kebijakan daerah.

— Paragraf 7 —

“Rekomendasi dari hasil studi tersebut akan dikembalikan kepada kami untuk menjadi bahan evaluasi secara komprehensif,” kata Luthfi seusai menerima peserta SSDN di Gedung Merah Putih Lt.10, Kompleks Kantor Gubernur Jateng, Selasa, 8 September 2026.

— Paragraf 8 —

Apalagi, Jawa Tengah saat ini mengembangkan sejumlah sumber energi alternatif, antara lain tenaga surya, panas bumi atau geothermal, serta pengolahan sampah menjadi energi.

— Paragraf 9 —

“Program yang sudah berjalan akan kami evaluasi. Kami menunggu rekomendasi dari Lemhannas untuk menjadi dasar pengembangan lebih lanjut,” ujar Luthfi.

— Paragraf 10 —

Luthfi berharap, kegiatan tersebut melahirkan masukan yang dapat ditindaklanjuti untuk memperkuat ketahanan energi daerah dan nasional. (*)

➡️ Baca Juga: Cuaca Jakarta Selasa Ini Diprediksi Berawan dengan Potensi Hujan Ringan

➡️ Baca Juga: Mengelola Ekspektasi Atasan untuk Menjaga Keseimbangan Beban Kerja yang Sehat

Related Articles

Back to top button