pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

slot depo 10k slot depo 10k
Megapolitan

Abu Letusan Krakatau Sebabkan Bandara Soekarno Hatta Ditutup untuk Sementara Waktu

Abu hasil letusan Gunung Anak Krakatau kembali menjadi perhatian karena dampaknya yang signifikan terhadap perjalanan udara. Penutupan sementara Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang telah diperpanjang hingga pukul 09:30 WIB pada hari Minggu. Keputusan ini diambil berdasarkan NOTAM Nomor A3344/26, yang merupakan pembaruan dari NOTAM sebelumnya, A3341/26, yang dikeluarkan oleh Kementerian Perhubungan.

Dampak Letusan terhadap Penerbangan

Penyebab utama penutupan bandara adalah sebaran abu vulkanik yang terdeteksi akibat aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau. Abu letusan ini berpotensi membahayakan keselamatan penerbangan, sehingga otoritas terkait merasa perlu untuk mengambil langkah tegas demi menjaga keamanan penumpang dan pesawat.

Monitoring dan Koordinasi Intensif

Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Lukman F Laisa, menyatakan bahwa pihaknya terus melakukan pemantauan dan berkoordinasi secara intensif dengan berbagai pihak. Ini termasuk operator penerbangan, pengelola bandara, serta Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Tujuannya adalah untuk mengevaluasi dampak letusan Gunung Anak Krakatau terhadap operasional penerbangan secara menyeluruh.

Informasi Penutupan Bandara

Menurut NOTAM Nomor A3341/26, penutupan awal bandara dimulai pada pukul 01:30 WIB dan direncanakan berakhir pada pukul 05:30 WIB. Namun, setelah hasil monitoring menunjukkan adanya sebaran abu vulkanik, penutupan diperpanjang hingga pukul 09:30 WIB. Hasil pengujian yang dilakukan pada Minggu pukul 00:35 WIB hingga 01:05 WIB menunjukkan adanya indikasi positif dari sebaran abu vulkanik.

Pemantauan Terus Berlanjut

Stasiun Meteorologi Kelas I Soekarno-Hatta melaporkan bahwa hasil paper test terbaru, yang dilakukan antara pukul 06:05 WIB hingga 06:35 WIB, juga menunjukkan adanya sebaran abu vulkanik di sekitar bandara. Ini semakin memperkuat keputusan untuk memperpanjang penutupan operasional bandara demi keselamatan penerbangan.

Keamanan Pesawat di Bandara

Hingga pembaruan data terakhir pada pukul 05:30 WIB, terdapat 170 pesawat yang melakukan Remain Over Night (RON) di Bandara Soekarno-Hatta. Semua pesawat tersebut dipastikan dalam kondisi aman dan berada di area apron. Rincian pesawat tersebut adalah sebagai berikut:

  • Terminal 1: 66 pesawat
  • Terminal 2: 51 pesawat
  • Terminal 3: 49 pesawat
  • Area kargo: 4 pesawat

Dampak terhadap Jadwal Penerbangan

Penutupan wilayah udara yang berlangsung dari pukul 01:30 WIB hingga 09:30 WIB berdampak pada 209 pergerakan penerbangan, yang melibatkan total 22.798 penumpang. Rute domestik yang paling terpengaruh adalah penerbangan ke Makassar (UPG), sementara untuk penerbangan internasional, rute Singapura (SIN) menjadi yang paling terdampak.

Pembatalan dan Penundaan Penerbangan

Dalam kategori penerbangan internasional, tercatat 16 pembatalan, 7 penundaan, dan 5 penjadwalan ulang untuk beberapa rute, termasuk:

  • Singapura (SIN)
  • Hong Kong (HKG)
  • Sydney (SYD)
  • Seoul/Incheon (ICN)
  • Doha (DOH)
  • Amsterdam (AMS)
  • Kuala Lumpur (KUL)

Penerbangan Domestik yang Terpengaruh

Sementara itu, untuk penerbangan domestik, tercatat 4 pembatalan dan 1 penerbangan yang dialihkan. Rute yang terpengaruh mencakup Lampung (TKG), Denpasar (DPS), dan Surabaya (SUB). Penanganan terhadap penumpang yang terdampak terus dilakukan agar mereka tetap mendapatkan informasi terbaru mengenai situasi penerbangan.

Prosedur Penanganan Penumpang

Direktorat Jenderal Perhubungan Udara memastikan bahwa seluruh petugas bandara dan maskapai berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada penumpang yang terkena dampak. Ini termasuk memberikan informasi secara berkala, memastikan ketersediaan ruang tunggu yang memadai, serta menjalankan prosedur pelayanan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Situasi ini menunjukkan betapa pentingnya kesiapan dan respons cepat dari pihak berwenang dalam menghadapi dampak letusan Gunung Anak Krakatau. Keamanan penerbangan adalah prioritas utama, dan langkah-langkah yang diambil ini adalah bagian dari upaya untuk menjaga keselamatan setiap individu yang menggunakan jasa penerbangan di Indonesia.

➡️ Baca Juga: Nintendo Menginformasikan Kenaikan Harga Switch 2 Terjadi Pada 1 September 2023

➡️ Baca Juga: Jadwal dan Tautan untuk Menonton Pertandingan FC Heidenheim vs Bayern Munchen

Related Articles

Back to top button