Basarnas Lakukan Pencarian Terhadap Dua Wisatawan Hilang di Sungai Kalimborang Maros

MAROS – Dalam sebuah misi pencarian yang mendesak, Tim Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Makassar telah dikerahkan untuk mencari dua wisatawan yang hilang di Sungai Kalimborang, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Kejadian ini terjadi setelah kedua wisatawan tersebut terseret arus kuat yang muncul secara tiba-tiba.
Operasi SAR Dikerahkan
Kepala Kantor Basarnas Makassar, Arif Anwar, menginformasikan bahwa tim rescue segera diberangkatkan ke lokasi kejadian. “Kami fokus pada koordinasi di lapangan dan melakukan penyisiran awal di area hilir sungai,” jelasnya pada hari Senin.
Kronologi Kejadian
Kejadian nahas ini berlangsung pada Minggu, 29 Maret, ketika arus sungai yang mendadak meningkat mengakibatkan dua orang wisatawan, Fajrin dan Icha, terseret. Keduanya merupakan warga Perumahan Bumi Permata Hijau di Kota Makassar dan sedang menikmati waktu berenang di sungai tersebut.
Saksi mata di lokasi, Muhammad Yusuf, segera melaporkan insiden ini kepada aparat Pemerintah Desa Bonto Manurung. Melalui laporan ini, Basarnas dipanggil untuk memulai proses pencarian.
Identitas Korban dan Tindak Lanjut
Yusuf menjelaskan bahwa kedua korban tidak termasuk dalam rombongan wisatawan yang diketahui sebelumnya. Oleh karena itu, pihak Polsek Tompobulu sedang melakukan pendataan lebih lanjut terkait identitas lengkap dan asal domisili mereka.
Menanggapi laporan tersebut, Arif Anwar segera mengerahkan satu tim rescue ke lokasi untuk melaksanakan operasi pencarian. Saat ini, tim masih aktif melakukan pencarian di area yang diduga menjadi lokasi hilangnya kedua wisatawan tersebut.
Strategi Pencarian dan Keselamatan
Tim SAR Gabungan terus melakukan pemantauan dan penyisiran di sepanjang aliran sungai hingga batas waktu yang memungkinkan. Proses pencarian ini dilakukan dengan sangat hati-hati, memperhatikan faktor cuaca dan keselamatan personel di lapangan.
- Penggunaan perahu karet untuk menjelajahi area sungai.
- Alat pelampung untuk menjaga keselamatan tim penyelamat.
- Tali penyelamatan yang digunakan untuk membantu korban.
- Peralatan komunikasi untuk koordinasi yang efektif.
- Perlengkapan SAR air lainnya untuk mendukung misi pencarian.
Pentingnya Kesadaran di Sekitar Sungai
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada ketika melakukan aktivitas di sekitar sungai. Cuaca ekstrem dapat memicu munculnya arus deras dan air bah secara tiba-tiba, yang dapat membahayakan keselamatan.
Pihak Basarnas dan instansi terkait terus berupaya untuk memastikan keselamatan seluruh individu yang beraktivitas di area tersebut. Dengan adanya kejadian ini, diharapkan masyarakat lebih berhati-hati dan memperhatikan tanda-tanda alam saat beraktivitas di dekat sungai.
Pendidikan dan Kesadaran Sosial
Sebagai tambahan, penting untuk meningkatkan kesadaran akan risiko yang dapat terjadi di lingkungan sekitar. Edukasi mengenai keselamatan saat beraktivitas di alam terbuka perlu dilakukan secara berkelanjutan agar masyarakat memahami tindakan pencegahan yang tepat.
Operasi pencarian yang sedang berlangsung merupakan bagian dari upaya Basarnas untuk memberikan pertolongan kepada mereka yang membutuhkan. Setiap detik berharga dalam pencarian ini, dan seluruh tim berkomitmen untuk melakukan yang terbaik demi keselamatan wisatawan hilang Maros.
Melalui kejadian ini, diharapkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga keselamatan diri dan orang lain saat beraktivitas di alam terbuka dapat meningkat, sehingga kejadian serupa dapat diminimalisir di masa depan.
➡️ Baca Juga: Pemkab Lamsel Mengadakan Lomba Menyambut Bulan Ramadhan 1447 Hijriah: Strategi SEO untuk Meningkatkan Peringkat Google
➡️ Baca Juga: Gara-Gara Ini Minat Beli Emas Kerap Meningkat Saat Ramadan




