— Paragraf 1 —
ReferensiRakyat.CO.ID – Berikut merupakan alur cerita dalam sinopsis film horor komedi terbaru garapan Joko Anwar berjudul ‘Ghost In The Cell’.
— Paragraf 2 —
Ghost In The Cell siap mengguncang layar kaca bioskop Indonesia di tahun 2026 ini.
— Paragraf 3 —
Film terbaru 2026 dari penulis dan sutradara Joko Anwar dengan karakter-karakter yang diperankan sederet aktor terbaik Indonesia dari 3 generasi.
— Paragraf 4 —
Film Ghost In The Cell akan menjadi karya ke-12 Joko Anwar setelah Siksa Kubur dan Pengepungan di Bukit Duri.
— Paragraf 5 —
Ghost In The Cell pada Januari lalu merilis teaser film dalam versi internasional dengan menampilkan suasana penjara yang kelam dan dipenuhi teror mengerikan.
— Paragraf 6 —
Meski begitu akan ada beberapa adegan komedi yang berpotensi menaikturunkan mood penonton.
— Paragraf 7 —
Ini adalah sebuah film horor komedi tentang rasa bersalah, ketakutan dan perjuangan untuk bertahan hidup.
— Paragraf 8 —
Penonton akan dibawa ke dalam panggung misteri dan menerka-nerka tentang teka-teki apakah karakter-karakter yang ada bisa selamat dari teror mengerikan yang terjadi atau justru sebaliknya.
— Paragraf 9 —
Film Ghost In The Cell dibintangi oleh aktor-aktor kenamaan Indonesia yakni sebagai berikut:
— Paragraf 10 —
– Abimana Aryasatya
— Paragraf 11 —
– Bront Palarae
— Paragraf 12 —
– Dimas Danang Suryonegoro
— Paragraf 13 —
– Endy Arfian
— Paragraf 14 —
– Lukman Sardi
— Paragraf 15 —
– Mike Lucock
— Paragraf 16 —
– Yoga Pratama
— Paragraf 17 —
– Morgan Oey
— Paragraf 18 —
– Aming Sugandhi
— Paragraf 19 —
– Rio Dewanto
— Paragraf 20 —
– Almanzo Konoralma
— Paragraf 21 —
– Kiki Narendra
— Paragraf 22 —
– Arswendy Bening Swara
— Paragraf 23 —
– Dewa Dayana
— Paragraf 24 —
– Faiz Vishal
— Paragraf 25 —
– Yuhang Ho
— Paragraf 26 —
– Magistus Miftah
— Paragraf 27 —
– Ical Tanjung
— Paragraf 28 —
Alur cerita dalam film Ghost In The Cell adalah tentang rivalitas antar geng narapidana di penjara Labuan Angsana.
— Paragraf 29 —
Situasi semakin runyam karena para penjaga di dalamnya juga terlibat korup dan penuh dengan konflik internal.
— Paragraf 30 —
Satu per satu masalah muncul mulai dari tewasnya narapidana yang pelakunya bukan manusia hingga teror tanpa wujud yang jelas.
— Paragraf 31 —
Dalam kondisi jeruji besi yang kacau, geng rival dan para penjaga korup terpaksa bekerja sama demi tujuan bertahan hidup.
— Paragraf 32 —
Namun dari sana juga menjadi titik awal dinamika unik yang tegang, brutal tapi juga kocak.
➡️ Baca Juga: Rapor Tim Liga Inggris di 16 Besar Leg 1 Liga Champions: Hampir Keok Semua, Arsenal Masih Mending
➡️ Baca Juga: Vidi Aldiano Dikebumikan di TPU Tanah Kusir, Sahabat Menangis di Tengah Guyuran Hujan
