Jakarta – Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan, pemerintah Indonesia menaruh perhatian besar pada kesehatan mental para pendidik. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) akan menyelenggarakan Survei Kesejahteraan Psikologis Guru dan Kepala Sekolah pada 1 hingga 14 Agustus 2026. Survei ini bertujuan untuk mengevaluasi kondisi emosional, kepuasan kerja, serta tantangan yang dihadapi oleh para guru di lingkungan sekolah. Hasil dari survei ini diharapkan dapat menjadi fondasi dalam merumuskan kebijakan pendidikan yang lebih mendukung kesejahteraan tenaga pendidik.
Para guru dan kepala sekolah tidak perlu merasa khawatir saat mengisi survei ini. Kerahasiaan data yang mereka berikan akan dijaga dengan ketat, dan hasil survei ini tidak akan memengaruhi penilaian kinerja atau status kepegawaian mereka. Dalam survei ini, tidak ada jawaban yang dianggap benar atau salah; yang terpenting adalah kejujuran dalam menjawab sesuai dengan pengalaman sehari-hari.
Untuk membantu peserta, berikut adalah panduan lengkap mengenai cara mengakses dan mengisi survei, termasuk kisi-kisi yang relevan. Dengan informasi ini, diharapkan para pendidik dapat lebih siap dan percaya diri saat mengisi survei kesejahteraan psikologis ini.
Cara Akses Survei Kesejahteraan Psikologis Guru
Pengisian survei dilakukan secara daring melalui akun Belajar.id yang aktif. Pastikan Anda menggunakan browser yang kompatibel, seperti Google Chrome atau Microsoft Edge. Berikut adalah tautan untuk mengakses survei:
- Link Survei Guru: supervisi.gtk.kemendikdasmen.go.id
- Link Survei Kepala Sekolah: app.kspstendik.kemendikdasmen.go.id/survei-ks
Bagi kepala sekolah yang sudah definitif, proses pengisian survei dimulai dengan memasukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) untuk memverifikasi identitas. Setelah itu, peserta akan diarahkan untuk mengisi survei yang terdiri dari beberapa bagian.
Struktur Survei Kesejahteraan Psikologis
Survei ini dibagi menjadi lima bagian utama, dengan total 126 pertanyaan untuk guru dan 119 pertanyaan untuk kepala sekolah. Berikut adalah rincian bagian-bagian dalam survei:
- Pengantar: Penjelasan singkat mengenai petunjuk dan jaminan kerahasiaan data.
- Kondisi Emosional: Pertanyaan mengenai kondisi emosional dan pengalaman kerja dalam enam bulan terakhir.
- Persepsi Terhadap Tugas: Evaluasi mengenai berbagai faktor yang mungkin menjadi sumber stres.
- Data Demografi: Pengisian data pribadi, profil kepegawaian, dan kondisi sosial.
- Penutup: Konfirmasi akhir sebelum mengirimkan seluruh jawaban.
Bagian Survei Kesejahteraan Psikologis Guru
Pada bagian ini, peserta diminta untuk memilih salah satu dari empat opsi jawaban: Sangat Tidak Sesuai, Kurang Sesuai, Sesuai, atau Sangat Sesuai. Berikut adalah contoh pertanyaan dan jawaban yang dapat dijadikan acuan:
- Kehadiran saya memberikan manfaat yang besar bagi murid: Sesuai
- Saya ingin kembali ke masa lalu dan berpindah jalur karier: Sangat Tidak Sesuai
- Saya aktif mengajak warga lain untuk berperilaku baik: Sesuai
- Saya merasa bertanggung jawab untuk memajukan sekolah: Sangat Sesuai
- Saya bahagia karena orang-orang di sekitar menghargai saya sebagai guru: Sesuai
Bagian Persepsi Terhadap Tugas
Bagian ini bertujuan untuk mengukur tingkat beban kerja yang dirasakan oleh peserta. Mereka akan diminta untuk menilai berbagai faktor dengan pilihan tingkat beban, mulai dari Tidak Membebani hingga Sangat Membebani. Contoh pertanyaan yang diajukan meliputi:
- Kemampuan dasar murid yang rendah sehingga sulit memenuhi kurikulum: Sedikit Membebani
- Tanggung jawab menyesuaikan kegiatan belajar dengan perubahan kurikulum: Membebani
- Tidak adanya dukungan konseling psikologis ketika menghadapi stres: Membebani
- Keterbatasan akses bahan ajar: Membebani
- Kondisi geografis yang menantang: Sangat Membebani
Bagian Data Demografi
Di bagian ini, peserta diminta untuk melengkapi data identitas dan latar belakang pribadi. Data yang perlu diisi mencakup:
- Nama lengkap dan jenis kelamin
- Usia dan status pernikahan
- Jumlah anggota keluarga yang ditanggung
- Tingkat pendidikan terakhir dan lama mengajar
- Status kepegawaian dan tugas tambahan di sekolah
Peserta juga diminta untuk mengisi informasi mengenai kondisi lingkungan tempat mengajar, termasuk jenjang dan status sekolah, lokasi domisili, serta jarak dari rumah ke sekolah. Pastikan semua indikator kemajuan di bagian atas survei telah mencapai 100 persen dan tidak ada pertanyaan yang terlewat, agar tombol Selesai dan Kirim dapat diaktifkan.
Pentingnya Partisipasi Dalam Survei
Partisipasi aktif dari guru dan kepala sekolah dalam survei ini sangat krusial untuk menciptakan lingkungan sekolah yang lebih mendukung kesehatan mental para pendidik. Hasil survei ini akan menjadi acuan penting dalam pengembangan kebijakan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik.
Dengan mengisi survei ini, para pendidik berkontribusi dalam menciptakan sistem pendidikan yang lebih baik dan lebih manusiawi. Kami mengingatkan semua peserta untuk menyelesaikan pengisian survei sebelum batas waktu pendaftaran berakhir agar suara mereka dapat didengar dan dipertimbangkan.
Jangan lewatkan kesempatan ini untuk berpartisipasi dalam survei yang akan berpengaruh pada kebijakan pendidikan di masa depan. Mari bersama-sama kita ciptakan lingkungan sekolah yang lebih mendukung bagi semua pendidik!
➡️ Baca Juga: Vidi Aldiano Dikebumikan di TPU Tanah Kusir, Sahabat Menangis di Tengah Guyuran Hujan
➡️ Baca Juga: Setlist Konser aespa di Indonesia Hari Ini: Apa yang Bisa Diharapkan?
