Sadis, Perampok di Jatibening Habisi Nyawa Korban Pakai Linggis, Polisi Temukan Bukti Mengerikan
— Paragraf 1 —
JAKARTA – Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya berhasil mengungkap tabir di balik kasus perampokan dan pembunuhan sadis yang menimpa Ermanto Usman (65) di Perumahan Prima Lingkar Asri, Jatibening, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi.
— Paragraf 2 —
Dalam penggeledahan, petugas menemukan sebuah linggis yang diduga kuat digunakan tersangka untuk membobol jendela sekaligus menghabisi nyawa korban. Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Polisi Iman Imanuddin, mengonfirmasi bahwa selain linggis, pihak kepolisian juga telah mengamankan barang bukti berupa rekaman CCTV perjalanan pelaku serta ponsel milik korban.
— Paragraf 3 —
Penangkapan ini menjadi titik terang dalam pengungkapan kasus yang menewaskan tokoh aktif organisasi pekerja pelabuhan tersebut pada awal Maret ini.
— Paragraf 4 —
“Kemudian sebuah gunting digunakan untuk mencongkel jendela. Linggis ini juga digunakan oleh tersangka untuk memukul kepala korban, korban yang perempuan dan yang laki-laki,” katanya.
— Paragraf 5 —
Selain itu, petugas Kepolisian telah menemukan dua buah telepon seluler (ponsel) milik korban. Salah satunya sudah dijual dan satu digunakan oleh tersangka.
— Paragraf 6 —
“Kami juga temukan satu buah laptop dan uang sisa penjualan emas. Kemudian ‘flashdisk’ rekaman CCTV dan ‘flashdisk’ rekaman CCTV sepanjang perjalanan yang bersangkutan menuju ke TKP maupun saat meninggalkan tempat kejadian perkara,” katanya.
— Paragraf 7 —
Polda Metro Jaya telah menangkap tersangka perampokan dan pembunuhan yang terjadi di Perumahan Prima Lingkar Asri, Kelurahan Jatibening, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi, Senin (2/3).
— Paragraf 8 —
Kepala Subdirektorat Kejahatan dan Kekerasan (Kasubdit Jatanras) Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya AKBP Abdul Rahim saat dikonfirmasi pada Selasa (10/3) membenarkan penangkapan tersebut. Namun, dia belum dapat merinci identitas tersangka.
— Paragraf 9 —
Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto pada Selasa meminta untuk menunggu karena pihaknya masih bekerja mengungkap kasus tersebut.
— Paragraf 10 —
Seperti diketahui, korban perampokan dan pembunuhan itu adalah Ermanto Usman (65) yang pernah aktif dalam kegiatan organisasi pekerja pelabuhan, yakni Federasi Pekerja Pelabuhan Indonesia di bawah naungan Konfederasi Rakyat Pekerja Indonesia.
➡️ Baca Juga: Danantara Indonesia Investasi Triliunan Rupiah untuk Rumah Susun MBR di Meikarta, Mendukung Inisiatif 3 Juta Rumah Prabowo
➡️ Baca Juga: DreamWorks dan FIFA Memanfaatkan AI untuk Meningkatkan Efisiensi Operasional
