Pekerjaan Peningkatan Jalan Penghubung Tanara Dilaksanakan Sesuai Juklak Dan Juknis

Serang,-Dalam mewujudkan percepatan pembangunan Pemerintah Kabupaten Serang terus Infrakstruktur Jalan melalui Dinas Pekerjaan Umum Dan Tata Ruang (DPUPR) dengan paket pekerjaan Peningkatan Jalan Penghubung Tanara yang berlokasi di Kecamatan Tanara Kabupaten Serang Provinsi Banten.

Kegiatan dengan nilai kontrak Rp.24.750.000.000,-dan waktu kontrak 480 ( Empat Ratus Delapan puluh ) hari kalender dimana pelaksana kegiatan PT.MAHIRA BANGUN PERSADA dan PT.INKONEKSI IZI KONSULTAN selaku Konsultan Pengawas dengan jenis pekerjaan Betonisasi Jalan Sumber Dana DAU- APBD Kabupaten Serang Tahun anggaran 2020-2021, ini memang bukan proyek abal-abal.

Dani selaku konsultan PT. INKONEKSI IZI KONSULTAN mengungkapkan bahwa kegiatan yang baru berjalan sekitar tiga minggu ini baru kisaran 15 % progress pekerjaannya kami laksanakan sesuai petunjuk teknis dan petunjuk pelaksanaan yang berlaku.

“Mulai dari material yang digunakan, teknis pemasangan, maupun spek pekerjaan yang kami laksanakan sesuai dengan juklak dan juknis, ” ujar Dani.

Jadi, lanjut Dani, jika ada yang menyebut bahwa pekerjaan ini tidak sesuai spek atau asal jadi dan batu yang kami gunakan kualitas rendah itu tidak benar, tegasnya.

“Saya selaku konsultan tentunya selain melaksanakan tugas secara teknis saya juga akan menjadi orang pertama yang mengingatkan pelaksana apabila ada hal-hal yang menyimpang dari spek atau RAB, ” tutur Dani.

Aris selaku pelaksana lapangan PT Mahira Bangun Persada mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk tanggungjawab pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat nya, jelas kami tidak ingin mengecewakan masyarakat dengan mengerjakan pembangunan yang asal jadi.

“Pekerjaan pembangunan ini buat kami bukan sekedar pekerjaan biasa tetapi tanggung jawab kami juga memberikan yang terbaik untuk masyarakat Kabupaten Serang, karena kami juga orang Serang, yang ingin melihat perkembangan ekonomi melalui percepatan pembangunan di Kabupaten Serang, jadi tidak benar jika pekerjaan kami disebut asal jadi, ” jelas Aris kepada gembongbantenmedia.co.id saat dimintai tanggapan terkait pemberitaan yang beredar di beberapa media online. Rabu (23/09/2020).

Bahkan menurut Aris, silahkan kepada masyarakat untuk ikut mengawasi pekerjaan ini karena memang anggaran yang digunakan adalah uang rakyat, kami tidak menutup diri, kami juga hati-hati dalam bekerja dan tidak ingin ada permasalahan di lain hari, dan berupaya melaksanakan pekerjaan ini sebaik mungkin agar manfaatnya bisa terasa oleh masyarakat, tandasnya.(Tati).

 471 total views

Leave a Reply

Your email address will not be published.