Update Terbaru Harga Honda Scoopy Maret 2026: Penampilan Segar dengan Varian Warna Baru

Dalam industri otomotif roda dua, PT Astra Honda Motor (AHM) terus mempertahankan eksistensinya di tahun 2026 dengan menampilkan Honda Scoopy yang tampil lebih segar. Pilihan warna baru dan fitur modern terincorporasi dalam model ini untuk menjaga daya saing di segmen skuter retro. Honda Scoopy Edisi 2026 menampilkan variasi warna terbaru yang lebih menarik, termasuk tipe Stylish yang tersedia dalam pilihan Stylish Grey (glossy), Stylish Green, dan Stylish Beige. Untuk tipe Fashion, tersedia pilihan warna ikonik seperti Fashion Red, yang mirip dengan warna merah pada mobil sport. Dengan total delapan pilihan warna di semua varian, Honda Scoopy 2026 menawarkan banyak pilihan.
Menilik aspek teknis, Honda Scoopy 2026 masih mengandalkan performa yang telah ada sebelumnya, dengan mesin 110cc eSP, SOHC, yang berpendingin udara. Kendaraan ini sangat efisien dalam konsumsi bahan bakar, mencapai 61,9 km/liter. Teknologi yang digunakan dalam rangka eSAF (Enhanced Smart Architecture Frame) membuatnya menjadi ringan dan lincah. Fitur-fitur tambahan meliputi panel instrumen digital-analog, USB Charger di dalam console box, dan sistem pengereman Combi Brake System (CBS). Selain itu, bagian kaki-kaki menggunakan velg 12 inci dengan ban tubeless lebar untuk meningkatkan kenyamanan saat berkendara.
Untuk harga Honda Scoopy pada Maret 2026, berkisar antara Rp22,8 juta hingga Rp26 juta, tergantung pada varian dan wilayah (On The Road/OTR). Berikut ini adalah perkiraan harga on the road di wilayah Jabodetabek berdasarkan varian yang tersedia. Honda Scoopy Fashion & Sporty memiliki harga mulai dari Rp22,8 jutaan hingga Rp23,6 jutaan. Sementara itu, Honda Scoopy Prestige & Stylish (Smart Key) dibanderol dengan harga mulai dari Rp24,4 jutaan hingga Rp26 jutaan. Setiap detail harga ini tentu menjadi informasi penting bagi calon pembeli yang ingin memiliki Honda Scoopy.
➡️ Baca Juga: Ferry Irwandi Berikan Beasiswa UKT 1 Semester untuk 383 Mahasiswa Terpilih
➡️ Baca Juga: Kemenag Tegaskan Pentingnya Literasi Digital Keagamaan untuk Cegah Politisasi Agama

