Danantara Indonesia Investasi Triliunan Rupiah untuk Rumah Susun MBR di Meikarta, Mendukung Inisiatif 3 Juta Rumah Prabowo

Mengambil langkah besar dalam mendukung kebijakan pemerintah, Danantara Indonesia, sebagai Badan Pengelola Investasi (BPI), telah berkomitmen untuk membiayai pembangunan rumah susun (rusun) di kawasan Meikarta, Cikarang, Jawa Barat. Pembangunan ini ditujukan untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), dan menjadi kabar baik untuk program pembangunan 3 juta rumah yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo Subianto. Dengan keterlibatan Danantara, proses penyediaan hunian layak dan terjangkau untuk masyarakat dapat dipercepat.
Kolaborasi dengan Lippo Group dalam Investasi Rumah Susun MBR di Meikarta
Akan ada sinergi yang kuat antara Danantara dan Lippo Group, pengembang kawasan Meikarta, yang telah menyumbangkan lahan seluas 30 hektare untuk program ini. Lahan hibah tersebut merupakan modal awal penting untuk mewujudkan tempat tinggal yang nyaman dan aman bagi ribuan keluarga MBR. Rosan Roeslani, CEO Danantara, mengonfirmasi komitmen perusahaannya untuk mendukung penuh pembangunan hunian di atas lahan tersebut.
Danantara bukan hanya memberikan dukungan finansial, mereka juga akan bekerja sama dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang memiliki reputasi dan pengalaman di bidang konstruksi. Diharapkan, dengan keterlibatan BUMN, kualitas bangunan, penyelesaian proyek tepat waktu, dan efisiensi penggunaan anggaran dapat dipastikan. “Pertama, kami akan mendukung penuh dari sisi pembiayaan. Kedua, kami memiliki BUMN yang siap berkolaborasi dalam proyek ini,” ujar Rosan dengan optimis saat meninjau lokasi lahan yang disumbangkan oleh Lippo Group.
Komitmen Danantara dalam Membangun Rumah Susun MBR di Meikarta
Rosan juga menambahkan bahwa Danantara akan membangun hunian di sebagian lahan tersebut, yakni seluas 12,8 hektare. Dalam lahan tersebut, akan berdiri 18 tower rumah susun yang modern dan representatif. Setiap tower dirancang dengan cermat untuk memenuhi kebutuhan hunian yang layak dan terjangkau bagi MBR.
Investasi yang dikeluarkan oleh Danantara untuk proyek ini diperkirakan sangat besar, berkisar antara Rp 14 triliun hingga Rp 16 triliun. Angka tersebut menunjukkan seriusnya Danantara dalam mewujudkan visi pembangunan hunian berkualitas bagi MBR. Setiap tower rumah susun akan terdiri dari 32 lantai, yang akan menampung ribuan unit hunian. “Jika proyek ini terealisasi dengan 32 lantai, maka investasi yang dibutuhkan kurang lebih berada di rentang antara Rp 14 triliun hingga Rp 16 triliun,” jelas Rosan.
Dengan investasi sebesar ini, Danantara berharap dapat memberikan dampak signifikan dalam penyediaan hunian yang layak dan terjangkau bagi MBR di kawasan Meikarta dan sekitarnya. Keterlibatan Danantara dalam proyek pembangunan rumah susun MBR di Meikarta ini bukan hanya sekadar investasi bisnis semata, tetapi juga merupakan wujud nyata dari kontribusi mereka terhadap kemajuan bangsa.
➡️ Baca Juga: Persebaya Surabaya Kalah Telak 1-5 dari Borneo FC di Super League 2025-2026, Tavares Sebut Penyebabnya
➡️ Baca Juga: Satgas PRR Optimis Capai Relokasi Total Pengungsi Sebelum Lebaran Meski Penurunan Signifikan
