Perbarui Pengelolaan Sampah Pasar Induk Kramat Jati dengan 20 Truk, Target Bersih Pertengahan April

Jakarta – Dalam upaya untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan sampah di Pasar Induk Kramat Jati, Perumda Pasar Jaya mengambil langkah signifikan dengan menambah armada pengangkutan. Penambahan 20 truk ini bertujuan untuk mengatasi masalah penumpukan sampah yang telah mengganggu aktivitas pasar, serta menciptakan lingkungan yang lebih nyaman bagi pedagang dan pengunjung. Dengan kondisi yang semakin mendesak, langkah ini diharapkan menjadi solusi cepat untuk memulihkan situasi di area pasar.
Penambahan Armada Truk untuk Efisiensi Pengelolaan Sampah
Perumda Pasar Jaya telah mengontrak 20 unit truk dari perusahaan pengangkutan resmi, yang terdiri dari 19 truk tronton dengan kapasitas 20 ton dan satu truk tipe typher yang mampu mengangkut 12 ton. Menurut Manajer Humas Perumda Pasar Jaya, Topik Hidayatulloh, penambahan armada ini merupakan bagian dari upaya untuk mempercepat proses pengelolaan sampah yang kian mendesak.
Selain penambahan truk, Perumda juga berencana untuk memperbaiki bagian tembok belakang pasar yang mengalami kerusakan akibat aktivitas yang padat. Langkah ini diambil untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan bagi para pengunjung serta pedagang yang beraktivitas di kawasan tersebut.
Target Penyelesaian Masalah Sampah
Topik menekankan bahwa dengan tambahan 20 truk, pihaknya menargetkan penyelesaian penanganan sampah dalam waktu 10 hingga 12 hari. Upaya ini merupakan bagian dari koordinasi yang intensif dengan berbagai instansi terkait untuk memastikan bahwa semua tumpukan sampah dapat segera diatasi, sehingga kegiatan di pasar dapat berjalan tanpa hambatan.
Masalah Penumpukan Sampah yang Mendesak
Penumpukan sampah di Pasar Induk Kramat Jati pernah mencapai angka mencengangkan, yaitu 6.970 ton, yang setara dengan 410 truk tronton. Kondisi ini menjadi perhatian publik, terutama setelah terjadinya kendala teknis dalam pengangkutan sejak 9 Maret 2026. Masalah ini menimbulkan keluhan dari warga dan pedagang akibat bau tidak sedap yang menyebar di sekitar area pasar, sehingga penanganan yang cepat menjadi prioritas utama.
Langkah-langkah untuk Mencegah Penumpukan Berulang
Untuk mencegah terulangnya masalah serupa di masa depan, Perumda Pasar Jaya juga melaksanakan penertiban dan penyaringan sampah secara lebih ketat. Dengan demikian, alur pembuangan sampah diharapkan dapat lebih terkelola dan terkendali. Upaya ini bertujuan untuk menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan di sekitar pasar.
- Penyewaan truk tambahan untuk pengangkutan cepat
- Pemeliharaan infrastruktur pasar, seperti tembok belakang
- Penertiban dan penyaringan sampah yang lebih ketat
- Koordinasi dengan instansi terkait untuk penanganan efektif
- Penerapan teknologi untuk pengelolaan sampah yang berkelanjutan
Pengadaan Armada Truk Mandiri
Sebagai bagian dari rencana jangka pendek, Perumda Pasar Jaya saat ini sedang memproses pengadaan lima unit truk sampah mandiri yang masing-masing memiliki kapasitas 16 meter kubik. Armada baru ini diharapkan dapat mulai beroperasi pada akhir April 2026, sehingga akan memperkuat kemampuan pengangkutan internal pasar serta meningkatkan kecepatan respons terhadap masalah sampah.
Inovasi untuk Pengelolaan Sampah Berkelanjutan
Di sisi lain, Perumda Pasar Jaya juga berupaya untuk menerapkan solusi jangka panjang melalui teknologi pengolahan sampah yang berkelanjutan. Rencana untuk melakukan uji coba dengan metode thermal hydrolysis dan sistem MASARO (Manajemen Sampah Zero) sedang disiapkan. Teknologi ini bertujuan untuk mengolah sampah langsung di sumbernya, sehingga dapat menekan volume limbah yang dihasilkan.
Membangun Sistem Pengelolaan Sampah yang Lebih Baik
Topik menegaskan bahwa langkah-langkah yang diambil tidak hanya bertujuan untuk menyelesaikan masalah saat ini, tetapi juga untuk membangun sistem pengelolaan sampah yang lebih baik dan berkelanjutan di masa mendatang. Dengan kombinasi pengadaan armada baru dan penerapan teknologi inovatif, Perumda Pasar Jaya berharap dapat menciptakan lingkungan pasar yang bersih, nyaman, dan aman bagi semua pihak yang terlibat.
“Kami berharap dengan tambahan truk dan penerapan teknologi baru, pengelolaan sampah di Pasar Induk Kramat Jati dapat dilakukan dengan optimal. Ini bukan hanya soal kebersihan, tetapi juga menciptakan kenyamanan bagi para pedagang dan pengunjung,” tutup Topik.
➡️ Baca Juga: Siap-siap! Cek Pengumuman SNBP 2026 Habis Idulfitri, Begini Caranya
➡️ Baca Juga: Mengulas LumaColor Image Lab: Inovasi Teknologi Terkini pada Kamera Seri 16 5G realme




